PENGEN KINERJA SISTEM INJEKSI TETAP YAHUD? CERMATI INI!



Faktor pertama yang wajib diperhatikan yaitu mutu bahan bakar atau bensin yang digunakan. Pastikn bensin yang digunakan bersih. Sehingga saringan pompa bisa selalu bekerja secara lancar mengalirkan bahan bakar. Pompa bisa senantiasa maksimal menyemprotkan bensin ke throttle body.  Aliran bensin yang tersendat akibat saringan kotor membuat proses pengabutan bahan bakar di bagian throttle body terganggu. Terlebih jika pompa bekerja secara elektrik.

Jika filter pompa bensin tersumbat, bisa jadi motor yang brosis kendarai mati mendadak. Sebaiknya jangan lalaikan soal kebersihan filter bensin lho brosis! Pasalnya, jika filter sudah tersumbat dalam kondisi yang kelewat parah, brosis bisa jadi mengganti satu set bersama dengan pompanya. Maka sebaiknya jangan suka jajan bensin eceran. Pastikan motor selalu mengonsumsi bahan bakar berkualitas.

Berikutnya, bro! Kinerja sistem injeksi dapat maksimal jka memperoleh pasokan catu daya yang memadai. Jadi, aki harus dijaga agar senantiasa dalam kondisi prima. Sebaiknya brosis rajin melekukan pemeriksaan tegangan aki. Paling tidak 2 bulan sekali. Aki sehat punya tegangan 12,50 Volt. Jadi jangan sampai aki GSX yang brosis tunggangi soak.

Saran lainya? Motor juga butuh diangetin. Proses pemanasan yang bagus ketika mesin berada pada putaran +/- 3.000 rpm. Pada torsi tersebut pengisian aki dapat berlangsung secara optimal. Sehingga tegangan aki bisa tetap dipertahankan pada kisaran 12,3 – 12,5 volt.  Saat menghidupkan kali pertama, pastikan seluruh instrumen sudah aktif. Langkah ini bisa mencegah terjadinya gangguan pada pompa bensin. Memencet tombol starter berkali-kali saat pompa bensin belum siap bekerja bisa mengakibatkan kerusakan pompa bensin.

Nah, jangan lupa pula membersihkan injektor setiap kali sepeda motor menempuh jarak 2.000 km, begitu pula dengan slang saluran bahan bakarnya. Pemeriksaan juga sebaiknya dilakukan pada pompa bahan bakar setiap 50 ribu kilometer.

Foto: Pertamax7.com