FUEL PRESSURE GAUGE: CARA GAMPANG CEK KINERJA INJEKTOR



Sistem injeksi bahan bakar menjadi ‘menu’ andalan Suzuki GSX R-150 maupun GSX S-150. Keduanya memiliki 10 lubang di ujung nozel injektor. Berbeda dengan nozel injeksi sepeda motor yang pernah ada sebelumnya. Berbekal teknologi baru tersebut bahan bakar bisa diubah menjadi butiran kabut yang lebih lembut dan merata. Sehingga pembakara bisa lebih efisien dan berlansung sempurna.

Pada tekanan standar yang dianjurkan (294 Kpa), proses injeksi tersebut bisa berlangsung secara maksimal. Namun, jika Fuel Pressure (FP) kurang dari porsi yang seharusnya, tenaga yang dihasilkan akan berkurang atau terasa mbrebet. Injektor bertugas menekan bahan bakar agar saat disemprotkan menjadi berwujud kabut. Semakin besar tekanan yang diterima, maka hasil semprotannya juga akan kian bagus. Namun, jika fuel pressure-nya kurang dari standar, bahan bakar yang disemprotkan tak lagi berbentuk kabut.

Brosis sekarang bisa mengukur sendiri nilai fuel pressure tersebut sendiri menggunakan peranti bernama Fuel Pressure Gauge. Harganya bergam. Berkisar antara Rp 400.000 – Rp 2.000.000. Cara pengoperasian perangkat ini tidak sulit. Sebelumnya, slang bensin dilepas terlebih dulu dari FP lalu, pasang Fuel Pressure Gauge. Satu ujung slang disambungkan atau dipasang di FP dan ujung slang yang satunya disambungkan ke slang bahan bakar yang mengarah ke injektor.

Setelah Fuel Pressure Gauge dipasang, langkah yang harus dilakukan Brosis selanjutnya yaitu menghidupkan kunci kontak ke posisi ON. Lalu hidupkan mesin, tarik tuas gas perlahan-lahan sampai limiter ECU bekerja. Amati pergerakan jarum Fuel Pressure Gauge. Jika motor Brosis masih normal, jarum Fuel Pressure Gauge akan stabil menunjuk pada angka 294 Kpa.

Foto: https://ae01.alicdn.com