PERAWATAN RANTAI GSX: GAK PERLU RIBET



Rantai penggerak pada motor sport atau bebek, semua bikers juga tau. Tapi, apakah tingkat kepedulian pada peranti ini sangat tinggi? Belum tentu brosis... karena sering kali terlihat rantai pada kuda besi tampak kotor, bahkan kering. Awas... kalau sampai putus, bisa mengancam keselamatan lo, brosis. Makanya, harus rajin-rajin dirawat.

Sebagai komponen yang membantu sistem penggerak pada tunggangan, agar kinerjanya lancar, aman terkendali, rantai juga harus dapat perlakuan khusus. Artinya, secara berkala, selain harus dibersihkan, juga diberi pelumasan layaknya komponen bergerak lainnya. “Gak usah ribet sebenernya brosis. Di pasaran banyak kok, cairan khusus untuk perawatan rantai,” bilang Hasan Basri, mekanik bengkel umum Sans Motor di kawasan Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakbar.

Dibilang praktis, karena dalam kemasannya sudah disediakan pula slang atau pipa kecil untuk mengalirkan cairan pelumas saat disemprotkan. Sehingga mampu menjangkau bagian-bagian kecil nan sempit pada rantai. “Tinggal semprot aja cairan itu, tentu setelah motor dibersihkan atau dicuci berikut pada rantai penggeraknya,” sambung Hasan.

Lebih sip, ternyata pelumasan rantai memiliki cukup banyak fungsi brosis. Misal, dapat mengurangi keausan pada pin dan bush, sehingga umur rantai lebih panjang. Terus, dapat mengurangi gesekan dan kerugian tenaga gesek. “Bahkan ada juga pelumas yang bisa menjadi media pendingin dan peredam kejut. Selain itu, juga dapat meredam suara saat rantai berkontak dengan sproket. Enggak heran, dengan pelumasan kinerja rantai pun akan lebih halus,” jabar mekanik berperawakan sedang ini.

Masih menurut Hasan, jangan dibiasakan melumasi rantai pakai oli bekas. “Karena dengan pelumasan oli bekas, debu dan kotoran akan menumpuk. Bukan hanya dari debu dan kotoran jalanan, tapi kotoran dari oli bekas itu sendiri. Udah gitu, rantai terlihat hitam menggumpal. Alhasil, rantai menjadi berisik dan tenaga berkurang,” kata Hasan.

Sebaliknya, khusus untuk pelumasan rantai yang baik, yakni menggunakan mineral oil dengan tingkat kestabilan kualitas yang tinggi terhadap bahan kimia. Salah satunya, produk berlabel FSCM Bike Lube. Selain mudah ditemukan, produk berbanderol Rp 50 ribu ini gampang dalam penggunaannya, juga mampu menyelinap pada ruang-ruang sempit pada rantai. Sehingga, rantai terlumasi secara maksimal dan bikin awet peranti itu.